(Sulih Suara) An An turun gunung untuk menikahi suami
Su An‑an, ketua sekte tinju wanita, dan Huo Jingchen, pewaris keluarga Huo di Kota Haicheng, sudah dipertunangkan sejak sebelum kelahiran mereka. Orang tua Su An‑an meninggal dunia lebih awal. Sebagai satu‑satunya putri sekte tinju, ia dibesarkan dengan penuh perhatian oleh para tetua sekte. Dengan bakat yang luar biasa, ia menjadi ketua sekte tinju dan tak terkalahkan dalam pertarungan. Sementara itu, ibu Huo Jingchen tewas diakibatkan oleh orang ketiga saat ia masih kecil. Huo Jingchen ditekan dan dianiaya oleh ibu tiri Zhao Jiao serta anak laki‑lakinya Huo Lianting. Berkat kecerdasan dan keberaniannya, ia berhasil selamat dari maut berkali‑kali, sehingga ia menjadi tidak percaya dan acuh tak acuh terhadap perasaan cinta. Saat Grup Huo akan melantai di bursa saham, Zhao Jiao dan anaknya diam‑diam merusak mobil Huo Jingchen sehingga rem mobil gagal dan menyebabkan kecelakaan. Tanpa mereka ketahui, Huo Jingchen sudah menyadarinya sejak awal. Ia memanfaatkan rencana jahat mereka, membuat Zhao Jiao dan anaknya mengira ia terluka parah dan lumpuh agar mereka lengah, lalu ia menangkap mereka sekaligus.
Episode
1–59